Hasil RSPO Perlu Diterapkan

Hasil RSPO Perlu Diterapkan
Hasil yang diperoleh dari konfrensi dunia stake holder sawit bertajuk Routable Sustainable Palm Oil (RSPO) ke V di Kuala Lumpur Malaysia perlu diterapkan perkebunan Rokan Hulu. Sebab poin RSPO akan membuat produk industri sawit ramah lingkungan dan juga sosial.

‘’Kita tidak ingin hasil konfrensi hanya di atas kertas, tetapi hendaknya benar-benar diterapkan industri perkebunan sawit di Rokan Hulu,” ujar Ketua Serikat Pekerja Kelapa Sawit (DPD SPKS) Rokan Hulu, Muhammad Nuh Nasution (bukan Rudi Hartono seperti pemberitaan sebelunya-red).

Hal itu diungkapkannya, Sabtu (27/1). Menurutnya poin-poin yang ditetapkan dalam RSPO mempunya semangat untuk membentuk industri sawit yang tidak hanya berorientasi pada laba komersil semata tetapi juga punya perhatian pada masalah lingkungan dan sosial.

Apalagi, lanjutnya, selama ini permasalahan sawit di daerah kebanyakan adalah masalah konflik lahan. ‘’Selama ini bila terjadi konflik lahan pastilah masyarakat yang akan dikalahkan dengan berbagai alasan,’’ ujarnya. Bahkan dalam konflik lahan tak jarang terjadi kekerasan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

‘’Jadi apa yang disuarakan pengurus DPD SPKS Rohul dalam kesempatan RSPO di Malaysia itu memang keadaan riil yang kita alami,’’ ujarnya. Oleh karena itu, lanjutnya, ke depan persoalan ini harus mendapat jalan keluar yang baik sehingga produk industri berkelanjutan dapat dipertahankan.

Lebih lanjut M Nuh mengatakan bahwa bila ke depan pasca RSPO terjadi juga hal-hal yang merugikan petani maka mereka bersama dengan partner Sawitc Watch di Jakarta akan membuat laporan-laporan kepada Badan Eksekutif RSPO untuk menjatuhkan sanksi kepada industri sawit yang bandel.

‘’Kelak pasar dunia akan menolak produksi industri sawit berupa CPO bila terbukti tidak ramah lingkungan dan ramah sosial,’’ ujarnya lagi.***

-----------------------------------------------------
source: riaupos (fiz)

Post A Comment
  • Facebook Comment using Facebook
  • Blogger Comment using Blogger
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Berita Lainnya

[Berita][twocolumns]