Satu Lagi Pelabuhan CPO di Kaltim Diresmikan, Prospek Kelapa Sawit Makin Terang

Kabar baik datang dari Kalimantan Timur, tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dimana disana baru saja diresmikan pelabuhan CPO (Crude Palm Oil) yang diresmikan langsung oleh Bupati PPU yakni Drs. H. Yusran Aspar, M.Si. Dan saat itu, dilakukan pelepasan perdana kapal yang mengangkut 2.500 ton CPO milik PT Mega Hijau Letara (MHL).

Pelabuhan Benuo Taka adalah pelabuhan CPO milik Pemkab Penajam Paser Utara. Selain digunakan sebagai pelabuhan bongkar muat CPO, juga bisa untuk bongkar muat batubara. Dengan pajak Rp. 12.500 per tonnya, maka diharapkan hasil retribusi ini bisa menjadi Pemasukan Asli Daerah (PAD) kabupaten sendiri.

pelabuhan cpo benuo taka kalimantan timur

"Harapan kami dengan beroperasinya pelabuhan ini, maka perkembangan industri kelapa sawit di kabupaten ini bisa berkembang dengan pesat dan menggairahkan petani sawit di wilayah ini," ujar Yusran.

Dengan telah beroperasinya Pelabuhan Benuo Taka ini maka menjadi diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama di kabupaten PPU sendiri..

"Memang saat ini belum terlalu terasa manfaatnya, karena masih baru. Tapi ke depan bisa masyarakat akan merasakan manfaatnya. Dan saya tegaskan disini bahwa tidak ada alasan lagi bagi pengusaha untuk tidak memanfaatkan Pelabuhan Benuo Taka ini. Jika dulu beralasan minim fasilitas, tapi sekarang sudah ada, ”tegasnya lagi.

Menurut Kepala UPT Terminal Pelabuhan Benuo Taka, Satriah Pari usai Idul Fitri 2016 ini, rencananya sejumlah perusahaan batu bara akan berdatangan memanfaatkan pelabuhan Benuo Taka ini. Tentu bila hal ini terlaksana dengan lancar maka bisa meningkatkan PAD PPU dari sektor retribusinya.

“Agar pelabunan ini bisa beroperasi maksimal, maka rencananya Pemkab akan menertibkan pelabuhan-pelabuhan tikus yang beroperasi tidak sesuai aturan. Kami akan menutup pelabuhan tikus itu atau tidak diizinkan lagi beroperasi. Dan tindakan tegas akan diberikan kepada pemilik kapal yang menggunakan pelabuhan tikus tersebut jika masih membandel," terangnya lagi.
Post A Comment
  • Facebook Comment using Facebook
  • Blogger Comment using Blogger
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Berita Lainnya

[Berita][twocolumns]