Mandatori B30, Menteri ESDM Fokus Pada Kualitas Dan Transportasi

Arifin Tasrif selaku Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), akan tetap mendorong potensi energi baru terbarukan (EBT).

Mandatori B30, Menteri ESDM Fokus Pada Kualitas Dan Transportasi

Termasuk juga salah satunya ialah dnegan implementasi B30 atau campuran 30 persen biodiesel dengan minyak solar yang akan diberlakukan pda tahun depan.

Penerapan B30 ini mempunyai tujuan untuk menekan impor minyak untuk memperbaiki defisit neraca perdagangan.

"B30 sudah siap, ini tinggal suplainya [dipastikan], lalu dijalankan," jelas di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Jumat, (1/11/2019).

Dijelaskan pula, untuk melakukan beberapa terobosan baru, dibutuhkan waktu dan perlu dilakukan secara bertahap, mulai dari B30, B40, hingga B50.

Hal tersebut untuk dilakukan pengecekan kesesuaian. "Ini kita harus menjaga kualitas saat di transportasi, tingkat security-nya," tambahnya.

Kajian dari Badan Penelitian dan Pengembangan ESDM mengungkap bahwa tahap penerapan mandatori B30 ini sangat penting dilakukan.

Lantaran akan mengalami beberapa tantangan, seperti sebaran Badan Usaha BNN Biodiesel tidak merata, serta keterbatasan sarana dan fasilitas di TBBM.

Terlepas dari itu, tantangan lain juga akan menemui kendala pada moda transportasi. Serta hal-hal lain yang ikut berpengaruh.
Post A Comment
  • Facebook Comment using Facebook
  • Blogger Comment using Blogger
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Berita Lainnya

[Artikel][twocolumns]