Perkebunan Kelapa Sawit Bisa Serap Tenaga 59.435 Pekerja

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) bekerjasama dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Kalsel. Untuk menggelar Focus Group Discussion (FGD).

Perkebunan Kelapa Sawit Bisa Serap 59.435 Pekerja

Diskusi tersebut menggunakan Tema Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan dalam Membangun Hutan Lestari, Jumat (6/12/2019).

Acara tersebut dilangsungkan pada Ruang Rapat Idham Chalid, dibuka oleh Asisten Perekonomian Dan Pembangunan, Hanifah Dwi Nirwana guna mewakili Gubernur H Sahbirin Noor.

Edy Sapta Binti selaku ketua GAPKI menyebut bahwa kegiatan tersebut mempunyai tujuan untuk mensinergikan pemangku kepentingan dan instansi terkait perkebunan sawit.

"Diharapkan dalam pembangunan berkelanjutan dapat tercapai dan terintegrasi dengan sub sektor lain, seperti kehutanan, peternakan dan industri lainnya", jelas Eddy.

Sambutan tertulis Gubernur H Sahbirin Noor yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hanifah Dwi Nirwana, menyebut bahwa saat ini sektor perkebunan memegang peranan penting pada peningkatan pendapatan.

Peranan lainnya juga mencakup penyerapan tenaga kerja, penerimaan devisa, Produk Domestik Bruto (PDB), penyediaan bahan baku industri, pusat pertumbuhan ekonomi, dan juga pelestarian lingkungan di Kalimantan Selatan.

"Luas area kelapa sawit hingga saat ini mencapai 424.932 ha, terdiri dari perusahaan besar swasta seluas 313.643 ha, perusahaan besar Negara seluas 6.489 ha," papar Hanifah.

"Jumlah kelapa sawit yang ada sekitar 97 perusahaan, dengan CPO sebanyak 39 PKS dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 59.435 orang", jelasnya.
Post A Comment
  • Facebook Comment using Facebook
  • Blogger Comment using Blogger
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Berita Lainnya

[Artikel][twocolumns]