Warga Langkat Mengolah Pohon Sawit Jadi Gula Aren

Indonesia terbilang kaya dari segi sumber daya alam yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Warga Langkat Mengolah Pohon Sawit Jadi Gula Aren

Salah satu kekayaan alam yang bisa dimaksimalkan ialah Sawit. Pasalnya terlepas dari pemanfaatan biji buah, pohon sawit juga dijadikan bahan gula sawit atau gula merah.

Dijelaskan oleh salah satu pengrajin usaha gula aren sawit, Jumaindra. Warga dari Kelurahan Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Senin (2/12/2019).

Dirinya menjelaskan jika proses pembuatan gula aren sawit yakni dengan memanfaatkan pohon sawit yang sudah tumbang ataupun replanting.

“Proses pembuatan gula aren sawit dimulai dari memanfaatkan pohon sawit yang di tumbang atau replanting. Kemudian membersihkan dahan sawit hingga pucuknya, bersih lalu pucuknya di potong hingga nampak umbut sawitnya lalu dimulailah menyadap air nira sawit ini, pengolahan air nira sawit ini dilanjutkan dengan memasak niranya hingga mengental dan ini di sebut madu,” jelas Jumaindra.

Lebih lanjut, ia juga menyebut setelah madunya diangkat, maka kemudian memasak gula putih sebagai bahan pengeras gula aren sawit tersebut.

Baru setelahnya, gula putih dicampur dengan madu aren dan dicetak dengan potongan bambu. Jika sudah dingin, maka bisa segera dipasarkan.

“Harga jual gula aren sawit ini lebih ekonomis di banding gula aren dari pohon aren yang ada, harga gula aren sawit di pembuat Rp.13.000 sd Rp.14.000/Kg nya. Kita berharap pemerintah Kabupaten Langkat dapat mendukung usaha ini,” lanjut Jumaindra.
Post A Comment
  • Facebook Comment using Facebook
  • Blogger Comment using Blogger
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Berita Lainnya

[Artikel][twocolumns]